Oleh: athlasgeodesi | 9 September 2012

ISLAM DAN EKONOMI

I S L A M DAN EKONOMI 

•Adalah pemikiran atau realisasi tentang moralitas dalam ekonomi dan bisnis menurut Islam
•Moralitas berarti baik/buruk, terpuji/tercela/, benar/salah/wajar/tidak wajar, pantas/tidak pantas, halal/haram.
•Bekerja bertujuan untuk memperoleh kekayaan / mencukupi kebutuhan hidup.
—> Umat Islam dianjurkan untuk kaya, maka semangat ajaran Islam untuk bekerja, antara lain :
•Islam mengajarkan umatnya untuk memberi bukan meminta, pengemis hukumnya dharurah/terpaksa
•Islam memberikan dorongan untuk bekerja, berprestasi dan beramal supaya menjadi umat yang kuat dan sejahtera.
•Manusia diberi amanah untuk menjadi khalifah, bekerja adalah salah satu alat guna mengelola dan memanfaatkan alam semesta.
•Ajaran zakat, infaq, shadaqah, dan berkurban menunjukkan bahwa kita diperintahkan untuk kaya.
•Ajaran shalat dhuha menujukkan bahwa Allah akan memberi rizki kepada siapa yang meminta sehingga menjadi kaya yang diridhai Allah
•Perintah Allah agar meninggalkan generasi yang kuat bukan lemah
•Ajaran haji mengandung perintah muslim supaya kaya lahir dan batin sehingga harus bekerja dan beretos kerja tinggi.
PRINSIP EKONOMI ISLAM
•Penghalalan jual beli dan pengharaman riba
•Harta harus halal dan thoyyib
•Tidak ada unsur judi (gharar)
•Dalam harta orang kaya ada hak untuk orang lemah
•Bekerja adalah ibadah
•Penyediaan takaful (asuransi Islam)
NILAI ETIKA KERJA ISLAMI 
•Aspek keimanan bekerja adalah ibadah (Q.S. Al-An’am 162)
•Bekerja adalah usaha untuk mewujudkan keseimbangan pemenuhan lahir dan batin (Q.S Al-Qashash).
•Bekerja harus didasari dengan nilai taqwa dan tawakkal (AL-Mulik 15)
•Bekerja dengan cara yang halal dan tyobbib (
•Menghindari transaksi ribawi (AL-Baqarah 278-279)
•Bekerja dengan menjaga kehormatan diri, seperti; jujur,amanah, adil, rendah hati, dan cerdas dalam berdagang.
•Pemahaman bahwa harta benda adalah titipan Allah yang harus dijaga dan dimanfaatkan dengan baik
•Memperbanyak berdo’a dan beristighfar supaya selamat dan lancar dalam bekerja
•Keseimbangan dalam pengeluaran dan pemasukan
•Mengeluarkan pajak relijius, seperti; zakat, infaq dan shadaqah, berkurban.
• Menghindarkan jual beli yang haram, seperti; pelacuran, berjudi, narkoba, menipu.
• Melindungi dan memberikan hak-hak pekerja. Nabi bersabda :”Berilah upah kepada para pekerja sebelum kering keringatnya”.
• Menggunakan prinsip iktikat baik/ kebaikan dalam bekerja, seperti baik dalam tutur kata, sikap dan perbuatan.
• Memberikan kemudahan bagi pihak yang kesulitan, surat Al-Baqorah,280 :”Dan jika (orang yang berhutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua hutang) itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui”.
• Berkecukupan dengan keuntungan. Sabda Nabi : ”Sunggh beruntung orang-orang yang menyerahkan diri dan merasa cukup dalam hal rezeki yang halal. Maka Allah akan mencukupkan apa yang diberikannya.
•Bekerja untuk mengejar keuntungan dan menolong orang lain
• Tidak boleh menjelekkan pekerjaan orang lain
• Tidak boleh memanipulasi timbangan
• Tidak boleh melakukan ikhtikar ( menumpuk dan menyimpan barang untuk memperoleh keuntungan besar)
• Tidak boleh memoopoli dalam bekerja
• Tidak boleh bekerja yang membahayakan
• Bekerja dilakukan dengan suka sama suka (saling rela)

Ada Takaful ( asuransi jiwa)

DALIL
•Al-Qashash ayat 77
•Al-Isra’ ayat 70
•Al-Jumu’ah ayat 10
•Al-Imran ayat 146
•Al-An’am ayat 165
•An-Nisa’ ayat 9

Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori