Oleh: athlasgeodesi | 18 September 2012

Struktur Ajaran Islam

TAUHID

Adalah percaya kepada keesaan Allah/ beriman kepada Allah
Konsekuensinya, percaya kepada Dzat-Nya, sifat-sifat-Nya, perbuatan-Nya, wujud-Nya, ciptaan-Nya. Yang semuanya terdapat dalam rukun Iman.
Juga percaya bahwa Allah menerima Ibadah, menerima hajat dan hasrat (do’a), membalas segala perbuatan waktu hidup di dunia.
TAQWA
Artinya takut, kemudian menjaga, memelihara, melindungi dari perbuatan yang dilarang Allah.
Orang yang bertaqwaartinya takut kepada Allah dengan kesadaran mengerjakan perintah-Nya dan menjauhi larangannya.
Atau orang yang menjaga diri dari kejahatan, tidak melakukan perbuatan yang dilarang Allah, bertanggung jawab mengenai sikap, tingkah laku dan perbuatan serta memenuhi kewajiban.
•Taqwa merupakan ukuran pokok dari segala pekerjaan muslim.
IMAN
•Arti iman menurut bahasa : Percaya
•Iman menurut istilah : percaya pada hakekat Allah dan percaya pada kebenaran ajaran Islam
•Status iman sbg fondasi ajaran Islam
•Letak iman : di dalam hati
KARAKTERISTIK ORANG BERTAQWA  (Q.S. Al-Baqarah ayat 177)
•Memelihara Fitrah keimanan
•Mencintai sesama manusia yang diwujudkan melalui pengorbanan harta, tenaga dan pikiran.
•Memelihara Ibadah formal
•Memelihara kehormatan diri
•Memiliki semangat perjuangan
TAHAP-TAHAP TAQWA 
• Sosialisasi : pengenalan ajaran agama, pada masa kecil atau baru masuk Islam
• Identifikasi : Mengerjakan amalan-amalan tertentu yang disukai dan dikagumi
• Pendalaman : Mengerjakan amalan yang disukai dengan penuh penghayatan
• Penghayatan : gemar dan merasa nikmat mengerjakan amalan ajaran Islam.
MACAM-MACAM TAUHID
• Tauhid Ubudiyyah  : Hanya Allah yang disembah
• Tauhid Rububiyyah  : Allah yang maha segalanya
• Tauhid Uluhiyyah  : Menjadikan Allah yang  terpenting dalam hidup
FUNGSI TAUHID 
Dalam kehidupan sosial artinya menghindarkan sikap thagut/ tirani/ kekuasaan yang sewenag-wenang.
Dalam kehidupan individu  artinya dapat mengendalikan hawa nafsu sehingga kejahatan dan keburukan bisa dicegah. Sehingga mendasarkan pada keyakinan untuk beraktifitas secara ikhlas mencari ridha Allah.
PEMBUKTIKAN KEBERADAAN ALLAH MELALUI METODE PENDEKATAN 
•Ilmu Yaqin   : Bukti adanya Allah berdasarkan ilmu yang diketahui yang     terdapat dalam Al-Qur’an.
•Ainul Yaqin  : Bukti adanya Allah berdasarkan kejadian alam semesta        (sunnatullah).
•Haqqul Yaqin  : Bukti adanya Allah berdasarkan fakta, melalui pengalaman     keagamaan (Religius Experince)
POTENSI AKAL
Potensi akal untuk membuktikan kekuasaan Allah
Potensi akal adalah kekuataan rohani untuk memahami hakekat yang tidak dapat dindera. Atau kemampuan paling tinggi untuk memakrifati adanya Allah dan makhluknya baik yang kelihatan maupun yang tidak kelihatan. Atau kemampuan paling tinggi untuk mengerti dan memahami wahyu Allah baik secara teori/ qouliyyah (Al-Qur’an) maupun praktisi/ sunnatullah (fenomena alam semesta).
About these ads

Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.